Jurusan Penerbitan, Jarang Terdengar Tapi Sangat Berpotensi.
Biasanya yang kita ketahui jurusan-jurusan yang ada di kampus atau universitas-universitas adalah Kedokteran, Ekonomi, Teknik dan lain-lain. Namun, pernahkah mendengar Jurusan Penerbitan?. Tentu jurusan ini jarang diketahui orang. Hanya ada dua kampus negeri yang memiliki jurusan ini. Salah satunya adalah Politeknik Negeri Media Kreatif atau yang biasa kita kenal dengan sebutan Polimedia.
Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) adalah salah satu perguruan tinggi vokasi yang berstatus negeri dan berdomisili di Jakarta. Hadirnya Polimedia diharapkan mampu menyediakan tenaga terampil untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di bidang industri kreatif. Selain itu, Polimedia juga diharapkan mampu menghasilkan standar kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha kreatif dengan menerapkan proses pendidikan berbasis kompetensi produksi dan kewirausahaan.
Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) bermula dari Pusat Grafika Indonesia (Pusgrafin) yang berada langsung dibawah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Sejak tahun 1969 Pusgrafin telah memiliki pengalaman Panjang dalam mengembangkan SDM di bidang grafika, desain grafis dan penerbitan.
Tepat pada tanggal 8 Oktober 2008, Pusat Grafika Indonesia (Pusgrafin) resmi berganti nama menjadi Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia). Keputusan ini berdasarkan Mendiknas Nomor 60 Tahun 2008 tentang Pendirian Politeknik Negeri Media Kreatif. Polteknik Negeri Media Kratif (Polimedia) juga memiliki dua Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU) di Medan, Sumatra Utara dan Makassar, Sulawesi Selatan.
Pada awalnya Polimedia membuka 4 (empat) jurusan, yaitu Teknik Grafika, Penerbitan, Desain Grafis dan Pariwisata. Polimedia memiliki program diploma yang di tempuh dalam enam semester untuk jenjang D-3 dan delapan semester untuk jenjang D-4.
Jurusan Penerbitan merupakan salah satu Jurusan Pertama dan
juga bagian dari Jurusan Pendiri Kampus Polimedia. Jurusan Penerbitan memiliki 5
(lima) program studi (prodi) antara lain
1.
Program Studi D3 Penerbitan
Untuk saat ini, Program Studi Penerbitan hanya ada di Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Namun saat ini Program Studi Penerbitan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) sudah mulai mengarah kepada jurnalistik. Sekarang hanya Program Studi D3 Penerbitan Polimedia yang tetap pada Pendidikan vokasional khusus penerbitan buku.
Program Studi D3 Penerbitan ini memiliki akreditasi B, dengan menerapkan system pembelajaran 30% teori dan 70% praktek, yang dimana mahasiswa banyak melakukan praktek langsung. Mata kuliah yang diajarkan juga banyak mengandung ilmu-ilmu praktek seperti, Penyuntingan Naskah, Produksi Penerbitan, Penulisan Jurnalistik, Desain Media dan masih banyak lagi lainnya.
Program studi ini diharapkan mampu menyiapkan lulusan yang kompeten di bidang penerbitan. Penerbitan tidak hanya menulis, disini juga di pelajari berbagai ilmu lainnya termasuk menyunting, desain dan juga layout untuk sebuah naskah atau buku.
Tentunya, Program Studi Penerbitan sudah bekerja sama dengan banyak penerbit yang ada di Indonesia. Dosen dan tenaga pendidik juga banyak yang telah berpengalaman di industri penerbitan di Indonesia. Walaupun saat ini segmen perbukuan sudah mulai perlahan di tinggalkan oleh masyarakat, program studi ini masih eksis dan masih mampu bertahan di era perbukuan yang sudah mulai redup. Pada program studi ini, tidak hanya diajarkan ke arah perbukuan tapi juga diajarkan ke arah digitalisasi.
Saat ini banyak sekali platform-platform
buku dan novel-novel online yang ada di Indonesia bahkan di Mancanegara. Maka dari
itu, di Program Studi Penerbitan juga mulai mengarah ke digitalisasi. Di bekali
dengan mata kuliah yang mendukung.
2.
Program Studi D3
Periklanan
Program Studi Periklanan adalah Program Studi Periklanan Vokasional Negeri pertama di Indonesia. Program Studi ini berada di bawah Jurusan Penerbitan. Program studi ini mulai dibuka dan menerima mahasiswa pada tahun 2010. Banyak kampus lain yang memiliki program studi yang sama, terutama di universitas. Namun, karena Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) merupakan kampus vokasi, sistem pembelajaran yang digunakan lebih menitik beratkan pada pratek.
Dalam SKKNI bidang periklanan No. 351 tahun 2014, terdapat 4 (empat) standar kompetensi bidang Periklanan, yakni Membuat Perencanaan Periklanan (Account Planning), Mengelolal hubungan dengan klien (account service/account executive), merancang strategi kreatif dan pembuatan iklan (creative), dan merancang strategi dan pembelian media (media).
Program Studi Periklanan telah menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pekerjaan pada bidang pemasaran dan komunikasi pada umumnya seperti, Account Executive Officer, Researcher, Copy Writer, Art Director, Media Planner, Media Buyer, Public Relation Officer, dan Marketing Communication Officer.
Program Studi Periklanan memiliki Akreditasi
B. Per tahun 2022, Program Studi Periklanan meiliki mahasiswa berjumlah 393 mahasiswa
yang terbagi menjadi 3-4 kelas per tingkatan. Prodi ini merupakan salah satu
prodi terfavorit di Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia).
3.
Program Studi D3
Fotografi
Program Studi Fotografi adalah Program Studi yang membahas dan mengkaji ilmu tentang karya seni fotografi. Bidang keahlian Program Studi Fotografi meliputi fotografi ekspresi, komersial, dan jurnalistik. Mahasiswa Program Studi Fotografi biasnya sudah mempunyai hobi dan memiliki ketertarika di bidang fotografi.
Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) sudah mendukung fasilitas yang memumpuni untuk program studi ini. Baik kamera dslr, lampu-lampu untuk pencahayaan untuk media luar ruangan dan dalam ruangan, komputer untuk editing dan bahkan studio foto. Program studi ini menerapkan pembelajaran berbasis produksi dan kewirausahaan di dunia industri maupun akademis, Dengan dukungan tenaga pendidik yang berpengalaman dalam dunia fotografi.
Program Studi Fotografi memiliki 4 (empat)
komptensi yaitu diantarnya, fotografer jurnalistik atau wartawan foto,
fotografer komersial, asisten editor dan desainer foto dan wirausaha bidang
foto studio (jasa fotografi). Prodi ini secara umum dirancang dan disiapkan
untuk lulusan dalam menyongsong era urban culture serta berperan menjadi bagian
dari industri kreatif. Setiap lulusan memiliki kewajiban membuat dan menciptakan
foto komersial, foto jurnalistik, foto dokumenter, digital imaging dan fine art
photography.
4.
Program Studi D3
Penyiaran
Program Studi Penyiaran dirancang khusus untuk menyiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi, pengetahuan, keahlian dan keterampilan di bidang penyiaran, penyuntingan, kamerawan dan penyutradaraan serta memiliki kemampuan untuk berwirausaha di bidang penyiaran. Program Studi ini sangat cocok untuk mahasiswa yang mempunyai hobi di bidang broadcasting dan juga tertari untuk meniti karir di bidang industri penyiaran.
Program Studi Penyiaran membekali mahasiswa dengan keterampilan, pengetahuan, dan sikap agar kompeten dalam menulis naskah vidio, mengelola bidang usaha penyiaran dan rumah produksi, mengembangkan wirausaha bidang broadcast dan rumah produksi dan juga terapil merencanakan dan mengelola wirausaa di bidang industri broadcast
Lulusan Program Studi Penyiaran memiliki
kesempatan berkarir sebagai perancangan program televisi dan radio, penulis
naskah program televisi dan radio, editor vidio, kamerawan vidio, sutradara,
penata acara prorgram televisi, penyiaran televisi, penyiar radio, pengarah
acara (MC), reporter, jurnalis media cetak maupun elektronik, tenaga pemasar
program televisi dan radio.
5.
Program Studi D4
Produksi Film dan TV
Program Studi Produksi Film dan TV merupakan salah satu program studi baru di kampus Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia). Program studi ini baru dibuka pendaftarannya pada tahun 2021 dengan jumlah 67 pendaftar.
Program studi ini tidak jauh berbeda dengan
Program Studi D3 Penyiaran. Meskipun banyak peminat pada program studi
penyiaran, namun kebutuhan industri banyak menginginkan lulusan sarjana, oleh
karena itu polimedia membuka prodi ini dengan jenjang sarjana terapa atau
Diploma 4.
Dikarenakan masih tergolong program studi
baru, Program Studi Produksi Film dan Televisi ini masih memiliki akreditasi
minimum. Untuk program studi ini baru dibuka satu kelas saja pada saat ini. Jenjang
karir untuk lulusan Program Studi ini sangat dibutuhkan di masa sekarang ini
seperti, produser, videografer, editor, sutradara dan script writter
Tahun ini, polimedia bergabung sepenuhnya dalam sistem seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan oleh Badan Pengelola Pengujian Pendidikan (BP3) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi baik untuk jenjang ahli madya (D3) maupun sarjana terapan (D4). Polimedia membuka seleksi melalui tiga jalur yakni, Seleksi Mahasiswa Baru Jalur Prestasi (SNMBP), Seleksi Nasional Mahasiswa Baru Jalur Tes (SNMBT) dan jalur mandiri dengan perbandingan 40 persen SNMBP, 50 persen SNMBT dan 10 persen jalur mandiri.
Untuk tahun ini, Politeknik Negeri Media Kreatif
mengalokasikan lebih sedikit jalur mandiri dibanding tahun sebelumnya yang
mencapai 30 persen. Alasannya, selain jalur mandiri yang lebih mahal dari segi
biaya yang di bebankan kepada mahasiswa. Melalui seleksi SNBMP dan SNMBT
memungkinkan Polteknik Negeri Media Kreatif dapat memperoleh mahasiswa yang lebih
baik dan berkualitas.
Komentar
Posting Komentar