Asal Usul Penamaan Jalan Margonda yang Ternyata Berasal Dari Nama Seorang Pejuang.
![]() |
| sumber: google |
Jalan Raya Margonda Depok pasti tidak asing lagi di telinga masyarakat Jabodetabek, khusunya warga Depok. Nama Margonda ternyata di ambil dari nama seorang pejuang kemerdekaan.
Menurut catatan sejarah dari silsilah keluarga, Margonda lahir di Bogor pada tanggal 1 Maret 1918. Sejak kecil Margonda merupakan anak yang punya jiwa nasionalisme yang tinggi.
Margonda bersama kawan seperjuangan menyerbu Depok pada tanggal 11 Oktober 1945. Dampak dari penyerbuan tersebut, Depok dapat dikuasai oleh pejuang republik. Namun, ini tidak bertahan lama. Pasukan sekutu dan Belanda dapat merebut Depok. Hal ini membuat para pejuang republik menyusun strategi untuk merebut kembali Depok.
Margonda melakukan serangan balasan sekaligus merebut kembali wilayah Depok dari tangan sekutu dan Belanda. Serangan yang direncanakan, berhasil dilaksanakan pada tanggal 16 November 1945, menurut Wenri Wanhar dalam Gedoran Depok: Revolusi Sosial di Tepi Jakarta 1945 – 1955 (2012).
Dalam serangan tersebut, Margonda gugur di Kalibata, Jakarta Selatan. Dadanya tertembus peluru tentara Belanda ketika akan melempar granat. Granat dalam genggamannya meledak dan membuat tubuhnya hancur.
Untuk mengenang jasa pahlawan, pemerintah Kota Depok, Jawa Barat mengabadikan nama jalan utama di wilayahnya dengan nama Margonda.
Pemberian nama ini selain mengenang, dan menghormati pejuang yang gugur di medan perang, penganugerahan nama Margonda untuk jalan utama di Depok juga berdasarkan pada prestasi beliau yang dahulu pernah jadi atlet dan siswa yang berprestasi.
-Artikel Feature

Komentar
Posting Komentar