Dampak Ketersediaan Stok Bahan Bakar Minyak di Kota Depok Pasca Kebakaran Pelumpang

 


Beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 3 Maret 2023. Kita semua di kagetkan dengan peristiwa kebakaran Depo Pertamina yang berada di kawasan Plumpang, Jakarta Utara. Kebakaran tersebut menjalar hingga ke pemukiman warga yang berada di sekitar lokasi tersebut. Berdasarkan data dari Pemrov DKI Jakarta, kebakaran ini menewaskan 20 korban jiwa dan 35 orang lainnya mengalami luka-luka dan masih harus di rawat intensif di Rumah Sakit.

Lalu bagaimana dengan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak di wilayah Jabodetabek terutama di Kota Depok?

Menurut informasi yang saya dapatkan dari Petugas SPBU di salah satu SPBU di Kota Depok menjelaskan bahwa, sampai saat ini belum ada perubahan yang signifikan akibat dari kebakaran Depo Pertamina Pelumpang. "sejauh sini masih aman sih bang" tuturnya. "kalo stok nya sih masih kayak kemarin kemarin ya bang, truk tanki juga dateng masih normal sih" sambung bang firman yang merupakan salah satu petugas di SPBU tersebut. 


Tapi, apakah efek dari kebakaran tersebut akan menyebabkan kenaikan BBM lagi?. "kalau kabar bakalan naik sih saya belum dengar ya bang, tapi semoga aja engga sih." jawabnya. sambil menyerahkan struk pembelian. 

Dapat disimpulkan bahwa sampai saat ini, pasokan Bahan Bakar Minyak untuk wilayah Kota Depok khusunya masih cenderung aman. Untuk kenaikan harga juga belum terlihat akibat kebakaran tersebut.  

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan dugaan sementara penyebab kebakaran. Hal ini disampaikan pada saat peninjauan langsung lokasi insiden kebakaran. Kapolri menjelaskan insiden terjadi ketika sedang melakukan pengisian atau penerimaan BBM jenis pertamax dari depo tersebut. Saat itu, terjadi gangguan teknis yang mengakibatkan tekanan berlebih dan kemudiann terjadilah peristiwa kebakaran.




Teknik Reportase: Wawancara


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IMAX Di Margonda City Resmi Dibuka!

Filosofi Logo Kota Depok

Pendidikan di Kota Depok yang Belum Merata